Rencana Pembangunan Masjid Akmaliah

Rencana Pembangunan Masjid Akmaliah
Pembangunan Masjid Akmaliah Kedepan

Rabu, 02 Mei 2012

Jadwal Tausiah Masjid Akmaliah April s/d Juli 2012

Tausiah adalah merupakan siraman rohani bagi jiwa kita. Ibarat tanaman, tanaman akan kelihatan lebih segar dan sehat jika kita menyiramnya secara rutin. Tidak beda dengan iman kita, supaya iman kita selalu bertambah, maka harus kita siram secara rutin juga. Terlampir adalah jadwal Siraman rohani di Masjid Akmaliah Bumi Sawangan Indah :



2 komentar:

  1. maaf hanya ingin berbagi

    SEORANG artis di sebuah perhelatan kontes nyanyi mengatakan bahwa “sakit itu tidak profesional.” Well, berlepas dari bahwa kita dilingkupi berbagai pekerjaan dan kegiatan lainnya, sakit adalah sunatullah, ketentuan dari Allah swt yang ditimpakan pada manusia.

    Memang betul, tidak ada yang menginginkan jadi sakit. Tapi dalam Islam, seperti kita tahu, ada banyak hal yang tersembunyi di balik kondisi itu.

    Kalau kita tahu sebenarnya tak ada alasan untuk sedih dan mengeluh saat kita sakit, karena sebenarnya itu adalah kasih sayang Allah swt pada kita. Kita mengeluh saat sakit karena kita tak tahu rahasianya. Sakit, dalam bentuknya yang lain, itu harus disyukuri karena itu adalah bukti kasih sayang Allah pada kita. Allah mengutus 4 malaikat untuk selalu menjaga kita dalam sakit.

    Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya.”

    Ujaran Rasulullah SAW tsb diriwayatkan oleh Abu Imamah al Bahili. Dalam hadist yang lain Rasulullah bersabda :

    “Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 malaikat untuk datang padanya.”

    Allah memerintahkan :

    Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.
    Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya
    Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.
    Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya , maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.

    Tatkala Allah akan menyembuhkan hamba mukmin itu, Allah memerintahkan kepada malaikat 1, 2 dan 3 untuk mengembalikan kekuatannya, rasa lezat, dan cahaya di wajah sang hamba.

    Namun untuk malaikat ke 4 , Allah tidak memerintahkan untuk mengembalikan dosa-dosanya kepada hamba mukmin. Maka bersujudlah para malaikat itu kepada Allah seraya berkata : “Ya Allah mengapa dosa-dosa ini tidak Engkau kembalikan?”

    Allah menjawab: “Tidak baik bagi kemuliaan-Ku jika Aku mengembalikan dosa-dosanya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit. Pergilah dan buanglah dosa-dosa tersebut ke dalam laut.”

    Dengan ini, maka kelak si sakit itu berangkat ke alam akhirat dan keluar dari dunia dalam keadaan suci dari dosa sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Sakit panas dalam sehari semalam, dapat menghilangkan dosa selama setahun.”

    “Tiada seorang mu’min yang ditimpa oleh lelah atau pe­nyakit, atau risau fikiran atau sedih hati, sampaipun jika terkena duri, melainkan semua penderitaan itu akan di­jadikan penebus dosanya oleh Allah,” (HR Bukhari-Muslim).

    “Jika sakit seorang hamba hingga tiga hari, maka keluar dari dosa-dosanya sebagaimana keadaannya ketika baru lahir dari kandungan ibunya,” (HR Ath-Thabarani).

    “Penyakit panas itu menjaga tiap mu’min dari neraka, dan panas semalam cukup dapat menebus dosa setahun,” (HR Al-Qadha’i).

    BalasHapus
  2. Secercah Makna Kaidah Kehidupan
    Marah adalah kondisi dimana lidah bekeja lebih cepat dibandingkan pikiran.

    Kita tak bisa mengubah masa lalu, tapi bisa menghancurkan masa kini karena mencemaskan masa depan.

    Mencinta dan Anda akan dicinta.

    Tuhan selalu memberikan yang terbaik kepada orang-orang yang membiarkan Tuhan yang menentukan pilihan.

    Semua orang tersenyum dengan bahasa dengan bahasa yang sama.

    Pelukan adalah hadiah besar. Satu ukuran cocok untuk semua orang. Bisa diberikan kapan saja dan mudah saling tukar.

    Semua orang pelu dicintai, terutama ketika mereka tidak pantas menerimanya.

    Nilai sejati dari manusia adalah kekayaan yang ditanamkannya di akhirat.

    Semua orang punya keindahan, tapi tidak semua orang bisa melihatnya.

    Penting bagi orangtua untuk hidup sesuai apa yang mereka ajarkan.

    Berterima kasih kepada Tuhn untuk segala yang Anda miliki, percaya pada Tuhan untuk semua yang Anda perlukan.

    Jika Anda mengisi hati dengan penyesalan masa lalu dan keceamsan-kecemasan hari esok, Anda tak punya hari ini untuk disyukuri.

    Kenangan bahagia tak pernah membosankan. Hidupkan kebali sesering yang Anda inginkan.

    Rumah adalah tempatdimana kita paling sering menggerutu, tapi sering diperlakukan terbaik.

    Manusia melihat penampilan luar, Tuhan melihat hati.

    Pilihan yang Anda buat hari ini biasanya akan mempengaruhi hari esok.

    Luangkan waktu untuk tertawa, karena tertawa adalah musik jiwa.

    Jika seseorang menjelekkan Anda, anggap saja tak seorang pun akan percaya kepadanya.

    Cinta dikuatkan dengan menyelesaikan konflik bersama.

    Cinta adalah satu-satunya hal yang bisa dibagi-bagi tanpa menjadi berkurang.

    Hal terbaik yang bisa dilakukan orangtua untuk anak-anak mereka adalah saling mencinta satu sama lain.

    Kata kasar tak akan mematahkan tulang, tapi menyakiti hati.

    Untuk keluar dari kesulitan, biasanya seseorang harus menjalaninya.

    Kebahagiaan dapat dikuatkan orang lain, tapi tak pernah tergantung pada orang lain.

    Untuk setiap menit Anda marah dengan seseorang, Anda kehilangan 60 detik kebahagiaan yang tak akan diraih kembali.

    Lakukan apa yang bisa Anda lakukan, menurut apa yang Anda lakukan, dengan apa yang Anda miliki, dan dimana Anda berada.

    Hadiah terbaik untuk diberikan :
    - Kepada teman à kesetiaan
    - Kepada musuh à pemaafan
    - Kepada atasan à pelayanan
    - Kepada anak à teladan
    - Kepada orangtua à cinta dan kesediaan
    - Kepada semua orang à cinta
    - Kepada Tuhan à hidup kita.

    BalasHapus